SOSIALISASIKAN TELEX VISA, UPT KERJASAMA DAN LUAR NEGERI (UPT KLN) LAKUKAN PERTEMUAN DENGAN MAHASISWA TIMOR LESTE

Unit Pelayanan Terpadu Kerjasama dan Luar Negeri (UPT KLN) untuk kali pertama menggelar pertemuan dengan sejumlah 25 mahasiswa Timor Leste Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI), Sabtu (11/05). Dalam pertemuan tersebut, beberapa agenda yang direncanakan ialah sosialisasi telex visa dari pihak imigrasi sekaligus membuka ruang diskusi dengan mahasiswa terkait aturan baru mengenai prosedur penerbitan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS).

Kepala UPT Kerjasama dan Luar Negeri, Nia Lukita Ariani, S.Si., M.Sc menjelaskan, selama ini mahasiswa Timur Leste harus mengurus sendiri prosedur ijin tinggal sendiri ke kantor imigrasi. Namun, melalui sistem yang baru ini, UPT KLN dan lembaga berharap dapat mengakomodasi seluruh kebutuhan mahasiswa terkait urusan Luar Negeri sehingga mahasiswa dapat lebih mudah dan nyaman belajar.

“Kami ingin tahu kendala apa saja yang dihadapi mahasiswa internasional khususnya Timur Leste sehingga dapat lebih mudah juga bagi kami menyusun program kerja yang dapat membantu kendala mahasiswa.”

Secara general, lanjut Nia, UPT KLN memiliki berbagai target untuk memperkuat kerjasama nasional dan menginisiasi kerjasama internasional. Untuk itu, pertemuan perdana ini juga menjadi sarana kenalan dan sarasehan dengan mahasiswa Internasional mengingat UPT KLN telah memiliki susunan tim baru. Harapannya, mahasiswa dapat menyampaikan unek-uneknya kepada tim.

“Dulu di tahun 2016, pertemuan ini pernah terlaksana sekali. Tapi setelahnya tidak ada lagi, Kemudian saar ini syukurlah alhamdulillah mahasiswa dapat merasa senang dan menyampaikan kendala mereka. Yang paling utama, kendala mahasiswa memahami bahasa Indonesia dengan baik.”

Dalam pertemuan tersebut, terlihat pula Ka.Sub Bagian Urusan Luar Negeri Budi Santoso, SP., MP dan Ka.Sub Bagian Kerjasama Dudella Desnani Firman Yasin, S.Kep., Ns., serta perwakilan Biro Akademik Anthonius Marojahan LT., A.Md. Setelah acara ini, UPT akan melakukan pertemuan dengan mahasiswa baru Timur Leste, melakukan rekapitulasi ulang seluruh MoU yang dimiliki seluruh fakultas di Unitri, dan melakukan Benchmarking dengan kantor urusan internasional lain untuk belajar mengenai aspek-aspek managerial UPT. Nia berharap, UPT dapat menjadi support system yang benar-benar kuat bagi Unitri untuk urusan kerjasama dan Luar Negeri. (HUMAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*