RESMI PEROLEH GELAR DOKTOR, DOSEN UNITRI USUNG DISERTASI PETANI MUDA

Malang – Masa pandemi ini telah banyak membatasi semua orang untuk melakukan mobilitas. Walaupun demikian, tidak menyurutkan langkah dan semangat dari Dr. Eri Yusnita Arvianti, SP., MP yang merupakan salah satu dosen Fakultas Pertanian, program studi Agribisnis di Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang untuk segera menyelesaikan studi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta sesuai dengan target studi yaitu 3 tahun. Beliau adalah mantan alumni lulusan S1 Universitas Brawijaya Malang tahun 2001, kemudian melanjutkan studi S2 di UGM pada tahun 2002 dan menyelesaikannnya di tahun 2004. Dan akhirnya kembali melanjutkan studi Doktoralnya di UGM Yogyakarta melalui beasiswa BUDI DN LPDP pada bulan September 2017.

Mengingat kondisi saat ini masih pandemi, Ujian tertutup Dr. Eri Yusnita Arvianti, SP., MP dilaksanakan pada tanggal 23 September 2020 melalui media daring dari pukul 13.00 sampai dengan pukul 17.00 non stop. Dengan promotor Prof. Dr. Ir. Mashuri, Co Promotor 1 Dr. Ir. Lestari Rahayu Waluyati, MP dan co Promotor 2 Prof. Dr. Ir. Dwidjono Hadi Darwanto. Adapun tim pengujinya adalah Ir. Any Suryantini, MM., PhD ; Dr. Jamhari, SP., MP; Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec , dengan penguji internal bapak Subejo, SP., MSc, PhD serta penguji ekternal Prof. Dr. Ir. Jabal Tarik Ibrahim dari UMM Malang. Syukur dan rasa haru terus dipanjatkan Dr. Eri Yusnita Arvianti, SP., MP untuk keberhasilannya dalam proses tersebut.
“Alhamdulillah rasa syukur saya panjatkan kepada Allah SWT karena ujian disertasi saya berjalan lancar.” kata beliau waktu diwawancari tim humas kampus UNITRI Malang.

Saat ditanya terkait judul penelitian, Dr. Eri Yusnita Arvianti, SP., MP memfokuskan pada petani muda yang telah lama digelutinya sejak tahun 2014. Pada penelitian disertasinya ini beliau mengangkat tentang “Kinerja dan Minat Petani Muda dalam Usahatani Hortikultura di Kabupaten Malang . Topik ini sangat hangat dan sedang booming dibicarakan masyarakat mengingat berkaitan dengan regenerasi pertanian dan petani milenial saat ini.

“Saya sangat tertarik dengan penelitian petani muda karena berawal dari kepedulian saya pada buruh migran tahun 2003 yang berimbas pada fenomena masyarakat tani di Kabupaten Ponorogo tahun 2004, yang memiliki lahan luas namun tidak ada yang menanganinya karena semua petani mudanya pada pergi menjadi TKI/TKW dan hijrah ke kota. Hal ini miris sekali dan bila diteruskan akan mengancam kondisi pertanian yang berkelanjutan karena berkaitan dengan produktivitas usaha pertanian.” Ungkapnya.

Dr. Eri Yusnita Arvianti, SP., MP menambahkan, adapun kiat-kiat menyelesaikan studi tepat waktu yakni terus berkonsentrasi menyelesaikan studi, banyak berdoa, membuat planning/perencanaan tiap tahapan studi, menjalin komunikasi yang baik dengan dosen pembimbing. Ia berharap, melalui disertasinya, ke depan akan ada wadah bagi petani muda Indonesia.

“Saya ingin adanya suatu wadah petani muda Indonesia dengan adanya mengcompare kondisi petani muda di beberapa daerah supaya terjadi keharmonisan di semua pihak dalam menuju “Pemuda Bangun Desa”. Tutupnya (HUMAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*