PRODI ILMU KOMUNIKASI UNITRI UNDANG TIGA PAKAR NASIONAL DALAM WEBINAR SERIES

Malang – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang mengadakan kegiatan webinar series selama tiga hari berturut-turut sejak 25-27 Januari 2021. Kegiatan yang mengusung tema Komunikasi Industri di Era 4.0 kompetisi dan Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pembekalan kepada mahasiswa terutama untuk mengenalkan mahasiswa kepada industri. Selain itu, mengingat program studi ilmu komunikasi UNITRI saat ini memiliki 3 konsentrasi penjurusan, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan gambaran bagi mahasiswa yang ingin mengambil konsentrasi dan pekerjaan setelah studi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi, Fathul Qorib, S.I.Kom., M.I.Kom di ruang kerjanya.

“Kita memiliki 3 konsentrasi dan kemampuan yang harus dimiliki mahasiswa yakni jurnalistik, TV dan Film dan Public relations. Untuk itu kami mengundang pemateri pakar dari tiga bidang tersebut.”

Karenanya, lanjut Fathul, Adapun ketiga pemateri yakni Yolinda Puspita (Jurnalis TV dari Trans 7) yang menjelaskan terkait bagaimana seorang wartawan TV harus bisa memulai magang di industry yang diinginkan. Kedua, Ditto Wedya Husada, S.I.Kom., M.Med. Kom (Marketing Communication Strategy dari finmafood yang menjelaskan bagaimana kinerja humas yang terangkai dengan marketing dan apa saja keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi marketing komunikasi yang baik. Tak tanggung-tanggung, di hari terakhir, prodi juga mengundang salah seorang sutradara yang memiliki production house di Jakarta yang biasa menangani iklan komersial.

“Di hari terakhir, kami mengundang Iwan Abrory dari bisnis dan TVC Production yang menjelaskan tentang bagaimana cara membuat iklan komersial termasuk apa saja bagian terpenting yang disiapkan oleh mahasiswa ketika akan membuat iklan komersial.”

Fathul juga berpesan agar nanti saat mahasiswa sudah memilih konsentrasi, mahasiswa tidak hanya berhubungan dengan konsentrasinya sendiri tetapi juga harus bisa berkompetensi di konsentrasi lain.

Acara yang diikuti 70-100san mahasiswa setiap harinya tersebut mendapatkan respon yang luar biasa dari peserta. Menurutnya, hal ini karena peserta mendapatkan pemahaman yang baru dari pemateri sehingga mahasiswa bisa memandang dunia industri lebih baik lagi jadi suatu saat ketika mahasiswa melakukan praktikum mahasiswa sudah mempunyai gambaran kedepan konsentrasi apa yang akan dipilih dan pekerjaan apa yang sesuai.

Adapun rencana lanjutan setelah kegiatan webinar ini yaitu ingin menggenjot produksi-produksi di tingkat mahasiswa karena laboratorium sudah dibenahi dan strukturnya sudah berjalan sehingga terdapat beberapa karya mahasiswa yang sudah diproduksi di Youtube. Dan langkah selanjutnya mahasiswa diharapkan mampu bekerja dan berkarya. (Humas)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*