PKM-PM UNITRI LOLOS PENDANAAN LLDIKTI TAHUN 2021

Malang- Program kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu program yang didanai oleh DIKTI diperuntukan bagi mahasiswa di seluruh Perguruan Tinggi. Kegiatan ini diadakan setiap tahunnya dengan tujuan mampu mengantarkan mahasiswa dalam berkreativitas serta menghasilkan inovasi dalam bidang sains dan teknologi serta menerapkan ilmu dan teknologi yang telah dipelajarinya di perkuliahan kepada masyarakat luas. PKM tahun ini terdiri dari PKM 5 Bidang diantaranya PKM Bidang Riset Eksakta (PKM-R) atau PKM Bidang Riset Humaniora (PKM-R), PKM Bidang Kewirausahaan (PKM-K), PKM Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-PM), PKM Bidang Penerapan Iptek (PKM-PI) dan PKM Bidang Karsa Cipta (PKM-KC) yang didalamnya terdiri dari PKM Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK), PKM Artikel Ilmiah (AI) dan PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT). PKM sendiri ditujukan untuk seluruh mahasiswa Perguruan Tinggi tak terkecuali Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang.

Berkaitan dengan hal tersebut, prestasi kembali di raih oleh UNITRI. Tahun ini, satu proposal penelitian PKM Tahun 2021- DIKTI milik mahasiswa Program Studi Teknik Sipil berhasil lolos pendanaan. Di bawah bimbingan Dr. Dian Noorvy Kh, ST., MT, penelitian yang diikuti oleh 3 mahasiswanya tersebut mengambil bidang PKM-PM dengan judul penelitian ‘Pemanfaatan Penampungan Air Hujan Pada Rumah Panggung di Kalimantan Barat sebagai Solusi Pemenuhan Air Bersih’.

“Jadi saya mendampingi tiga mahasiswa tersebut mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa- Pengabdian Masyarakat (PKM-P) yang outputnya yaitu pengabdian masyarakat” tuturnya.

Ia pun menjelaskan tahapan proposal penelitian tersebut berawal dari proposal tahun kemarin yang tidak lolos, akhirnya memilih untuk memperbaiki dan memodifikasi proposal dengan dibantu oleh 3 orang mahasiswa asal Kalimantan yang juga tertarik dengan penelitian tersebut.

Sementara itu, ia juga menjelaskan alasan memilih judul tersebut dikarenakan berkaitan dengan bidangnya dan juga melihat kondisi air bersih yang terbatas di lingkungan mahasiswa asal Kalimantan tersebut tinggal. Hal itu menjadi acuan untuk mencoba mengkreatifitaskan menjadi kearifan lokal yaitu rumah adat atau rumah panggung yang ada di Kalimantan.

“Nah, kebetulan penggabungan ilmu di bidang saya yaitu tentang penampungan air hujan yang kami diskusikan. Kebetulan anaknya itu berasal dari Kalimantan. Lalu saya arahkan bagaimana kalau rumah panggung karena disana itu penampungan air hujan di rumah dengan bentuk rumah jawa. Bagaimana efektivitasnya untuk memperoleh air bersih karena kan Kalimantan kondisinya air rawa jadi sangat terbatas juga untuk pemanfaatan air bersihnya” ucapnya.

Dengan lolosnya pendanaan PKM tersebut, Dian Noorvy berharap terutama untuk mahasiswa bisa termotivasi untuk menggali kreativitas yang ada apalagi di daerah asal mahasiswa UNITRI tentu sangat banyak sekali kasus yang dapat diambil sebagai penelitian.

Sementara itu, Nikodemus, ketua pelaksana PKM ini menyampaikan rencana lanjutan dari proses penelitian. Ia dan tim akan mengadakan sosialisasi dengan mitra penelitian terkait teknis pelaksanaan.

“Langkah selanjutnya tentunya nanti kami akan mengadakan sosialisasi dengan mitra kami mengenai teknisnya. Kami juga berharap pastinya agar tercapainya tujuan SDGs dimana diperlukannya inovasi baru serta memberikan solusi atas permasalahan di masyarakat” Tutupnya.(HUMAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*