PERMUDAH ADMINISTRASI GURU, FIP UNITRI GELAR WORKSHOP

Guna membantu guru memudahkan Administrasi dalam kegiatan belajar, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (FIP UNITRI) menggelar Workshop ’32 Jam Manajemen Praktis Penilaian Kurikulum 2013 Revisi dan Perangkat Mengajar Melalui Aplikasi’. Kegiatan yang digelar di Ruang Sidang Rektorat Unitri, Sabtu (14/12) tersebut diikuti oleh 20an guru dari berbagai Sekolah dan calon guru.

Dekan FIP Unitri, Dr M.Rifa’i,SE., MM menjelaskan, tujuan diselenggarakan workshop adalah agar dapat memperkenalkan aplikasi berkaitan dengan pelaksanaan kurikulum 2013 agar memudahkan para guru dalam menyusun persiapan program pembelajaran.

“Selama ini guru-guru sering terbebani dalam proses administrasi yang dilakukan seperti membuat RPP, RPS dan sebagainya. Kami berharap dengan adanya aplikasi ini, mereka dapat lebih banyak waktu memberikan perhatian kepada muridnya di kelas. Jadi lebih fokus mengajar.”

Berdasarkan kebijakan yang disampaikan oleh menteri pendidikan dan kebudayaan Indonesia, Nadim pada hari guru lalu, Indonesia diharapkan dapat mengadakan pembelajaran yang merdeka. Murid diharapkan belajar secara merdeka dan menyenangkan. Lebih dari itu, Dr M Rifa’i, SE., MM berharap guru juga dapat merdeka dari tugas-tugas administrasi yang selama ini berat. Melalui workshop, FIP Unitri sengaja menghadirkan dua pemateri yakni Ali Ishaq (Founder Berkreasi.net | Berkreasi Multitech serta Startup Binaan Kemenristek Dikti 2019) dan Hasminar Rachman Fidiastuti, S.Si., S.Pd., M.Pd (Kaprodi Pendidikan Biologi Unitri dan Penerima Hibah Kemenristek Dikti PKM Pojok Digital untuk meningkatkan literasi baru dan motivasi belajar).

Salah satu pemateri kegiatan, Hasminar Rachman Fidiastuti, S.Si., S.Pd., M.Pd mengungkapkan, diera sekarang kehidupan tidak terlepas dari teknologi termasuk diranah pendidikan. Untuk itu, dalam workshop kali ini, dirinya lebih menyampaikan pendidikan di era digital dan bagaimana hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukannya.

“Kegiatan pojok digital yang dilakukan di Pujiharjo kemarin lebih membantu guru dan murid dalam proses pembelajaran. Selain materi tersebut, nanti juga akan disampaikan penggunaan aplikasi yang dibuat oleh bapak Ali Ishaq yang diharapkan mampu mempermudah guru melakukan proses administrasi.”

Seperti diketahui, kegiatan pelatihan memang dilakukan secara terbatas agar nantinya workshop lebih berfokus pada pelatihan. Kegiatan tersebut dilakukan secara bertahap dan bergelombang dengan terus dilakukan pengawasan atau monitoring dari pemateri workshop hingga selesai. (HUMAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*