Okky Madasari, AJAK MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UNITRI GIAT MENULIS

Dalam acara sharing and discussion yang diadakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang, Jumat (2/11), Penulis Novel Entrok, Okky Madasari mengajak mahasiswa untuk berani menulis. Hal ini dirasa cukup penting mengingat tulisan memiliki peran yang sangat kuat untuk menceritakan banyak hal dalam kehidupan sehari-hari.

“melalui cerita, saya dapat menceritakan hal-hal yang terjadi baik itu salah maupun benar, dan saya ingin mengusik pemikiran pembaca saya agar dapat lebih kritis dalam melihat suatu fenomena.” Ungkapnya menjelaskan dihadapan peserta yang terdiri dari Mahasiswa Ilmu Komunikasi tersebut.

Okky bercerita, sebelum menjadi penulis seperti saat ini, Ia memang sudah aktif menulis sebagai wartawan disalah satu media di Jakarta. Berbekal prinsip dasar jurnalisme, ia tetap berharap dapat menulis karya sastra yang dapat membuat pembaca berfikir. Untuk itu, saat saya menciptakan novel Entrok yang terinspirasi dari kisah hidup neneknya, Ia juga aktif melakukan riset hingga beberapa tahun lamanya. Dan akhirnya, novel Entrok meraih penghargaan dan Ia menjadi pemenang Khatulistiwa Literary Award 2012.

“Sejak saat itu saya percaya bahwa kita dapat menyajikan realita kedalam sebuah karya terutama dalam karya sastra seperti novel. Setelah itu saya mulai menulis novel lainnya seperti Maryam yang bercerita tentang diskriminasi di kota Lombok, Pasung Jiwa, hingga yang terbaru yakni Mata di Tanah Melus.” Tambahnya.

Selain itu, Okky mengajak mahasiswa untuk dapat berani menulis beberapa tulisan seperti Opini, feature, dan karya sastra lainnya. Idenya dapat ditemukan disekitar kehidupan sehari-hari dan dapat dituangkan dalam tulisan dengan redaksional yang lebih beragam. Meski mencari ide dan mematangkan ide yang cemerlang adalah hal yang paling sulit, dengan terus belajar dan mengasah diri, hal tersebut akan membantu mahasiswa untuk mematangkan tulisan.

“Jangan menulis tanpa ketakutan. Kita harus menjadi bebas dan berani. Selain itu teruslah membaca karena bila ingin menulis, kita harus punya banyak redaksional. Tetap kritis agar dapat mencerna informasi dengan cermar. Semoga nanti saya bisa menemukan karya kalian suatu hari nanti.” Tutup Okky. (Humas )

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*