MAHASISWA MICE GELAR PUBG MOBILE TOURNAMENT DAN E-SPORT MILLENIAL TALKSHOW

Sebanyak 21 mahasiswa semester enam angkatan 2016 konsentrasi Public Relation Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), menggelar PUBG Mobile Tournament dan E-sport Millenial Talkshow, Senin (1/7) di Gedung Olah Raga (GOR) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI). Menariknya, acara yang diikuti oleh 21 tim PUBG Mobile Tournament dari berbagai program studi di Unitri dan luar Unitri serta menghadirkan M Abdul Ghofur S.I.Kom., M.I.Kom sebagai pemateri sekaligus dosen ilmu komunikasi, dan angkan mengkaji terkait perkembangan e-sport dalam komunikasi global tersebut yang merupakan hasil inisiasi dari tugas mata kuliah MICE (meeting, Incentive, Convention and Exhibition).

Dosen pengampu mata kuliah MICE, Asfira Rachmad R, S.I.Kom., M.Medkom menjelaskan tujuan diselenggarakan acara event ini ialah untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa terkait bagiamana membuat sebuah event yang fresh dan baru.

“Acara ini adalah output akhir dari mata kuliah MICE yang mewajibkan mahasiswa membuat event. Saya berharap teman-teman mahasiswa dapat mendapatkan pengalaman lebih tentang event dan lebih berani mengambil tantangan yang berbeda dalam membuat event.”

Seluruh mahasiswa yang mengampu MICE sejumlah 40 orang. Kemudian dibagi menjadi dua tim yakni 20 orang fokus pada communication festival dan 20 orang fokus pada E-sport Millenial dan PUBG tournament.

Masing-masing acara memiliki konsep yang berbeda dan juga proses yang berbeda. Seperti acara E-sport millenial dan PUBG Tournament yang sempat mengalami beberapa kendala. Pada awalnya, acara ini sebenarnya akan menghadirkan food festival dan tournament. Namun selama proses, Ada konsep acara yang beberapa perlu di ubah. Hal ini mengingat, dari timeline yang diberikan selama 16 minggu, acara baru dapat selesai terkonsep pada 5 minggu terakhir. Untungnya, seluruh panitia berhasil menyelesaikan acara hingga akhir.

Ketua pelaksana acara, Valentini Yulia Aprillianti bercerita, proses membuat event ini membuat panitia belajar bagaimana menjalin kerjasama tim yang baik dan kompak. Selain itu, tujuan diambilnya tema E-sport dan PUBG Tournament adalah untuk lebih mendekatkan diri dengan anak muda saat ini yang tidak bisa jauh dari teknologi dan games.

“Lewat acara ini, kami dapat melihat bagaimana mereka dalam satu tim bisa berkomunikasi secara efektif sehingga bisa mencapai pemahaman yang sama dan dapat memberikan gambaran bahwa dunia teknologi dan games saat ini bisa menjadi lahan pekerjaan yang strategis bagi generasi milenial.”

Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini mempertandingkan 21 tim yang masing-masingnya beranggotakan 4 orang. Seluruh tim bertanding memperebutkan uang 1 juta rupiah untuk juara satu, 750 ribu rupiah untuk juara 2, dan 500 ribu rupiah untuk juara 3. Kedepan, setelah acara ini berakhir, dosen pengampu mata kuliah MICE, Asfira berharap mahasiswa dapat membuat event yang lebih besar lagi dan dapat lebih serius membuat event di tahun depan. (HUMAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*