JAWAB PERMASALAHAN PERTANIAN, FAKULTAS PERTANIAN GELAR WEBINAR

Malang- Permasalahan pembangunan industri pertanian saat ini, terkesan masih berjalan sendiri-sendiri, sehingga perlu sinergitas antar stakeholder. Hal inilah yang menginisiasi Fakultas Pertanian Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) menggelar kegiatan webinar dengan tema ‘Akselerasi Industri Pertanian Ramah Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal’, Selasa (28/7). Webinar yang digelar di Ruang sidang tersebut, bertujuan untuk menjawab permasalahan yang dihadapi pertanian selama ini yang bertujuan untuk mensinergikan antara kebijakan pemerintah dengan industri dibidang pertanian dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal yang ramah lingkungan.

Webinar tersebut menghadirkan tiga orang pemateri yaitu (1l Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal Kementrian PDT dan Transmigrasi Republik Indonesia, Drs. Samsul Widodo, MA., yang membahas materi terkait ‘Akselerasi Pembangunan Pedesaan berbasis Sumber Daya dan Lingkungan’; (2) Kepala Pusat Pengembangan Industri Pengolahan Kakao Terpadu Universitas Halu Oleo Kendari, Dr. Tamrin, SP., MP. yang membahas terkait ‘Industri Pengolahan Pangan Berbasis Kakao: Peluang dan Tantangannya’ ; (3) Dr. Zuhdi Ma’sum, ST., MT., Dosen UNITRI yang membahas terkait ‘Inovasi Teknologi Pedesaan yang Ramah Lingkungan’.

Dekan Fakultas Pertanian UNITRI, Dr. Ir. Amir Hamzah, MP. mengatakan selama ini banyak sekali inovasi yang ada di perguruan tinggi.

“Kita tahu persis bahwa mereka punya inovasi yang cukup banyak dan kalau itu diakselerasikan ini akan menjadi modal yang cukup besar. Dengan demikian, potensi ini jika dikerjasamakan akan mempecepat proses pembangunan di pedesaan sehingga target pemerintah yang menuntaskan 10 ribu desa tertinggal dan menjadikan 5 ribu desa mandiri saya yakin akan cepat terwujud” ungkapnya saat pembukaan acara webinar.

Ia juga berharap webinar ini akan menghasilkan inspirasi bagi semua orang untuk membantu negara menuntaskan permasalahan ini. Ia juga menambahkan, walaupun dalam situasi yang kurang menguntungkan akibat pandemi COVID-19, kita tetap berinovasi.

Sementara itu, Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal Kementrian PDT dan Transmigrasi Republik Indonesia Drs. Samsul Widodo, MA, sangat mengapresiasi kegiatan webinar tersebut. Hal itu dapat dilihat saat beliau sangat antusias hingga memberikan nomor kontak pribadi dan asistennya untuk bisa menghubungi beliau apabila Unitri mempunyai inovasi-inovasi yang berhubungan dengan pemberdayaan masyarakat sehingga inovasi itu bisa ditangkap oleh Direktorat Jenderal untuk bisa dibantu pelaksanaannya kepada masyarakat. Beliau juga sangat mengapresiasi terhadap kedua pemateri karena beliau sangat tertarik pada hasil-hasil penelitian dan materi yang dipaparkan saat itu.

Adapun yang hadir dalam webinar tersebut adalah Dekan dan seluruh pimpinan unit di Fakultas Pertanian, serta sekitar 300 peserta yang berasal dari sekuruh Indonesia. Yang menarik adalah pesertanya mewakili wilayah dari Aceh hingga Papua. Acara webinar ini dimoderatori oleh Wakil Dekan Fakultas Pertanian UNITRI, Dr. Wahyu Mushollaeni, S.Pi.,MP. Ia mengatakan bahwa akan ada kegiatan webinar lanjutan yang akan dilaksanakan bulan Agustus 2020.

“Webinar bukan hanya kemarin saja, tetapi akan ada webinar lagi dengan tema Bincang-Bincang dengan Petani Milenial, dan pesertanya akan diikuti oleh mahasiswa UNITRI dan diluar UNITRI, dengan harapan target Pemerintah untuk menciptakan 2,5 juta petani milenial dapat tercapai.

Selain itu, juga ada kegiatan Meet and Greet yang melibatkan seluruh mahasiswa Fakultas Pertanian UNITRI, baik mahasiswa lama mauoun mahasiswa baru”. Tutupnya (HUMAS).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*