GELAR AUDIENSI, KESBANGPOL JATIM DAN DISKOPERINDAG KOTA MALANG TAWARKAN PELATIHAN DENGAN UNITRI

Malang- Bertempat di ruang Wakil Rektor III Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang, Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL) Jawa Timur bersama Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (DISKOPERINDAG) Kota Malang melakukan audiensi dengan Wakil Rektor III UNITRI, Biro Kemahasiswaan, UPT Kerjasama Luar Negeri (KLN) dan Perwakilan Pusat Studi Ketahanan Pangan, Selasa (4/8). Pertemuan tersebut dalam rangka membahas penawaran Kerjasama kegiatan pelatihan bagi mahasiswa di masa pandemi seperti saat ini.

Hal ini diungkapkan oleh diungkapkan Kepala Biro Kemahasiswaan Dr.Agung Suprojo,S.Kom.,MAP. Menurutnya, langkah yang diinisiasi oleh Kesbangpol Jawa Timur dan Diskoperindag Kota Malang ini bertujuan untuk melahirkan aktifitas mahasiswa di masa pandemi dan diharapkan mampu menambah keterampilan, kemampuan dan produktifitas mahasiswa agar nantinya bisa menghasilkan produk yang memiliki nilai jual. Untuk itu, penawaran baik tersebut langsung ditanggapi dengan merencanakan program dan skedul untuk pembinaan kewirausahaan dan pembinaan karir mahasiswa.

“Mengerucut dari pembahasannya, kita akan kembangkan dalam unit kewirausahaan kemahasiswaan dan pembinaan karir. Rencananya kami juga kan membuat skedul bekerjasama dengan UMM dan membuat pelatihan yang nantinya akan menghasilkan produk yang dihasilkan dan dijual.” Ungkapnya.

Sementara untuk konsep pelatihan, Dr.Agung Suprojo,S.Kom.,MAP. Menambahkan, akan memasukkannya dalam kegiatan ekstrakulikuler dan bekerjasama dengan Organisasi Mahasiswa Daerah (ORDA) terkait. Hal ini agar sasaran kegiatan dapat tepat sehingga kedepan pelatihan tidak hanya berguna untuk perkuliahan, tetapi dapat dikembangkan oleh mahasiswa di tanah kelahirannya setelah lulus kuliah.

“Kita mempunyai konsep dengan karir ini juga mengarah bahwa ketrampilan yang diberikan tidak hanya bisa dikembangkan di Kota Malang saat menghadapi masa pandemic, tetapi jauh kedepan bisa di kembangkan di kampung halaman. Harapannya semua orda bisa merespon ini dengan positif dan dapat mengirimkan delegasinya yang nanti akan diikutkan dalam pelatihan pengembangan industri ini.”

Lebih lanjut, untuk kegiatan pelatihan khusus untuk pertanian, Ia juga akan menggandeng Pusat Studi Ketahanan Pangan untuk pengembangan produk pertanian seperti keripik singkong atau kentang. Sementara Orda dianggap mampu melihat potensi mahasiswa dari daerah masing-masing.

Di samping itu, Wakil rektor III Dr Totok Sasongko MM mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Malang yang telah luar biasa dalam menganggapi keadaan mahasiswa yang berdomisili di Kota Malang, terkhusus Mahasiswa UNITRI. Terkait penawaran Kerjasama pelatihan, Warek III UNITRI akan menargetkan waktu 10 hari untuk menjaring mahasiswa yang ingin mendaftar mengikuti program pelatihan. Setelah terjaring, akan diusulkan pula pelatihan yang cocok untuk dilakukan.

“Sekarang UNITRI mempunyai wadah tersendiri dengan waktu 10 hari saja untuk menjaring mahasiwa mendaftar apabila mau mengikuti program yang positif ini. Setelah nanti terjaring kita usulkan ke pemerintah kota sama provinsi Jawa Timur untuk yang diperlukan oleh mahasiswa kita, setelah itu akan diputuskan bersama bagaimana bentuk pelatihannya, strukturmya, dimana tempatnya setelah pelatihan selesai, dan bagaimana produknya dipasarkan, dan lainnya.” Tutupnya. (HUMAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*