FAKULTAS PERTANIAN UNITRI LAKUKAN PENANDATANGANAN MOU DENGAN KECAMATAN BANTUR DAN UMKM MERK CAMILAN CAP RAJA

MALANG – Fakultas Pertanian Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang diwakili oleh Fakultas Teknologi Industri Pertanian (TIP) mengadakan kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Fakultas Pertanian dengan Kecamatan Bantur serta UMKM Makanan Ringan Cap Raja, Selasa (22/09). Kerjasama MoU tersebut akan berlangsung selama jangka waktu 5 tahun dan berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kepala Program Studi TIP UNITRI, Lorine Tantalu, S.Pi., M.Sc., MP menjelaskan melalui MOU ini, Melalui MOU ini, ditujukan agar ada sinergi positif antara Fakultas Pertanian UNITRI dan Kecamatan Bantur dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan penandatanganan nota kesepahaman ini juga sebagai tindak lanjut kegiatan penelitian dan pengabdian dosen yang melibatkan mahasiswa khususnya dari Program Studi Teknologi Industri Pertanian dalam pelaksanaan hibah SEARCA di tahun 2018-2019.

“Semoga kedepannya ini menjadi pemicu kami baik dari prodi TIP maupun Fakultas Pertanian untuk semakin maju.”

Kecamatan Bantur pun sangat tertarik dan berterima kasih atas kerjasama yang dilakukan oleh Fakultas Pertanian UNITRI. Hal ini mengingat, Kecamatan Bantu memiliki berbagai komunitas dan berharap dapat bekerjasama untuk mengembangkan dan mengolah potensi Kecamatan Bantur.

Selain bekerjasama dengan Kecamatan Bantur, Tim dari UNITRI juga diperkenalkan dengan beberapa petani sekaligus pengolah yang memiliki UMKM Makanan Ringan Cap Raja bernama Pak Marsudi. Melalui Pak Marsudi, tim dari UNITRI juga mengadakan nota kesepahaman berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Adapun Tim UNITRI yang hadir dalam kegiatan MoU diantaranya Lorine Tantalu, S.Pi., M.Sc., MP, Pramono Sasongko, S.TP., MP., M.Sc, Dr. Ir. Sri Handayani, MP, dan Sudirman, S.TP., MT. Dalam kesempatan tersebut, Tim UNITRI juga mempromosikan produk hasil inovasi dari Laboratorium Mikrobiologi Industri melalui arahan khusus dari Bapak Pramono, yaitu produk “Lychin” Produk ini bukan hanya dapat dijadikan sebagai handsanitizer akrena mengandung 70% alkohol namun juga dapat dijadikan “mosquito repellant” atau anti nyamuk karena mengandung minyak serai.

Lorine Tantalu, S.Pi., M.Sc., MP, menambahkan, kedepan Fakultas Pertanian akan terus melanjutkan kerjasama tersebut. Rencananya, akan diadakan kegiatan penyusunan proposal untuk mencari dan grand hibah lainnya untuk membantu komoditas di Kecamatan Bantur hingga melakukan kegiatan pelatihan mahasiswa. (HUMAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*