DUA MAHASISWA PRODI AGROTEKNOLOGI UNITRI LOLOS PENDANAAN IRN 2020-2021

Malang- Mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang kembali membuktikan kualitasnya dalam ajang bergengsi Nasional dari Indofood Riset Nugraha yang memberikan dana CSR setiap tahunnya kepada mahasiswa yang akan melakukan tugas akhir dan penelitian. Dua mahasiswa Program studi Agroteknologi UNITRI atas nama Agustinus Maru Bata dan Fransiska Mandela berhasil lolos Riset Program IRN 2020-2021 bersama 60 mahasiswa lain dari 31 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Se-Indonesia.

Kabar gembira tersebut langsung diberikan oleh Rektor UNITRI, Prof Dr Ir Eko Handayanto, M.Sc, Senin (7/9) melalui whatsapp grup. Beliau bangga atas keberhasilan mahasiswa tersebut yang telah berhasil lolos IRN tahun ini.

“Selamat kepada mahasiswa UNITRI atas nama Agustinus Maru Bata (Dosen Pembimbing Dr.Ir Amir Hamzah, MP) dan Fransiska Mandela (Dosen Pembimbing Rez Prakoso Dwi Julianto, SP., MP) lolos IRN dan mendapatkan dana penelitian untuk skripsi bersama 60 mahasiswa dari 31 PTN dan PTS Se-Indonesia.” Ungkap beliau bangga.

Salah satu perwakilan dosen pembimbing mahasiswa atas nama Agustinus Maru Bata yang juga sekaligus Dekan Fakultas Pertanian UNITRI, Dr Ir Amir Hamzah, MP mengungkapkan rasa bahagia atas keberhasilan mahasiswa tersebut. Sejak tahun 2006, Fakultas Pertanian UNITRI memang telah rutin mengirimkan mahasiswanya untuk dapat mengikuti lomba IRN tersebut. Meski jumlah mahasiswa yang berhasil lolos IRN tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, namun hal tersebut tidak mengurangi rasa harunya dengan keberhasilan yang diraih.

“Kebetulan tahun lalu dari UNITRI kita mengirim 28 proposal ke ajang IRN dan berhasil meloloskan 4 mahasiswa. Tahun ini, dari 8 proposal, dua mahasiswa dinyatakan lolos. Bersyukur sekali artinya kita tiap tahun masih dapat bersaing dengan berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.” Imbuhnya.

Amir bercerita, tahun ini, mahasiswa bimbingannya Agustinus Maru Bata mengambil judul penelitian ‘Peningkatan Produksi dan kadar KURKUMIN dengan MOLAGEN (Mol sabut kelapan dan domestica) pada tanaman KUNYIT (Curcum domestica va) untuk meningkatikan imun tubuh pasca Covid-19’. Judul ini terinspirasi dari tema lomba IRN yang berkaitan dengan Covid-19.

“Kebetulan tema tahun ini berhubungan dengan covid-19. Dengan menggunakan tanaman yang mengandung KURKUMIN yang banyak terdapat di tanaman herbal yakni kunyit (Curcum domestica va) ternyata dapat meningkatkan daya tahan imunitas yang berkaitan dengan tubuh.”

Seperti diketahui, molagen merupakan semacam pupuk organik cair yang dibuat dan diramu sendiri oleh tim UNITRI dengan menambahkan nitrogen pada tanaman kunyit. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman yang memiliki kadar kurkumin yang tinggi. Selanjutnya, setelah berhasil dinyatakan lolos IRN, tim akan mulai merencanakan pelaksanaan penelitian di lapangan yang telah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum proposal di kirim. Amir juga akan terus mengawal mahasiswa bersangkutan hingga penelitian selesai.

Terakhir, Amir berharap keberhasilan ini dapat menjadi contoh yang bagus bagi seluruh mahasiswa UNITRI. Ia juga berdoa tahun depan mahasiswa lain juga dapat mengikuti kegiatan serupa tidak hanya IRN saja melainkan juga fokus pada PKM serta kegiatan lainnya yang memang khusus diikuti oleh mahasiswa. (HUMAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*