DITJEN DIKTI HIMBAU PARTISIPASI DOSEN UNTUK PEMBELAJARAN DARING DI GOOGLE CLASSROOM, INI TANGGAPAN UNITRI

Malang – Di tengah wadah Covid-19, berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia telah ramai menerapkan sistem pembelajaran daring termasuk Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang. Sesuai dengan adanya surat Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 363/E.E2/KR/2020 pada 14 April 2020 tentang himbauan partisipasi berbagi modul pembelajaran daring yang dapat diakses secara terbuka oleh seluruh mahasiswa di Indonesia, Ditjen Dikti berupaya menyediakan sistem manajemen pembelajaran daring dengan menggunakan platform Google Classroom yang dapat diakses secara Cuma-Cuma melalui laman kuliahdaring.kemdikbud.go.id. Menindaklanjuti surat tersebut, Sabtu (18/04),Rektor UNITRI berharap dosen dapat ikut berkontribusi dalam pembelajaran tersebut.

Berdasarkan rilis, Rektor UNITRI, Prof Dr Ir Eko Handayanto, M.Sc menegaskan, kontribusi dosen dalam pembelajaran dapat berupa pemberian informasi dalam bentuk Sumbang Konten dan Ikut kelas. Dosen dapat mengisi formulir 1 (Surat Pernyataan berbagi modul pembelajaran pada Google Classroom untuk dosen) yang dibagi di Kaprodi masing-masing paling lambat hari Rabu (22/4) dan nantinya akan diteruskan oleh Kaprodi dengan melaporkan hasil isian dosen dengan menggunakan formuli r 2 (Surat Pernyataan berbagi modul pembelajaran pada Google Classroom untuk Kaprodi) yang akan diteruskan oleh Kepala LP3 paling lambat hari Sabtu (25/04). Selanjutnya, LP3 akan melakukan rekap dengan menggunakan formulir 3 dan mengirimkannya melalui tautan http://bit.ly/sharing content paling lambat hari Rabu (29/04).

Melalui penerapan partisipasi dosen UNITRI dalam pembelajaran daring dengan google classroom ini, diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk dapat memperoleh materi pembelajaran yang lebih baik.
Ditjen Dikti juga akan melakukan evaluasi setiap bulan untuk memberikan apresiasi bagi dosen dan Perguruan Tinggi yang paling banyak berbagi modul serta modul yang paling banyak diakses oleh mahasiswa. Selain itu, partisipasi dosen akan berpengaruh secara luas untuk pendidikan di Indonesia. (HUMAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*