BUPATI SIKKA NTT JALIN KERJASAMA DENGAN UNITRI

Bupati Sikka Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur (NTT), Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos., M.Si melakukan kunjungan ke Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang. Dalam kunjungannya pada Jumat (08/03) di ruang sidang rektorat tersebut, di lakukan pula penyerahan MoU antara kabupaten Sikka NTT dengan Unitri.

Wakil Rektor 3, Dr Totok Sasongko, MM, yang saat itu ditugaskan mewakili Unitri menerima kunjungan bupati Sikka mengaku sangat bangga dapat melakukan kerjasama dengan pihak kabupaten Sikka. Sementara pimpinan yayasan Unitri, Prof Bambang Guritno mengatakan, selama ini Unitri telah menerima lebih dari 8000 mahasiswa dari berbagai daerah sehingga Unitri juga dapat disebut sebagai miniatur Indonesia. Dengan adanya kerjasama dengan kabupaten Sikka NTT, Unitri berharap dapat membantu mendidik mahasiswa yang berkualitas yang dapat memajukan daerah masing-masing setelah kembali ke kampung halaman.

Dengan disambut meriah tarian khas NTT saat memasuki gerbang Unitri, Fransiskus Roberto merasa seperti berada di rumah sendiri. Beliau saat dijumpai menyanpaikan “Dengan biaya yang kita tawarkan, kita dapat mendidik mahasiswa yang berkualitas sehingga, alumni kita juga dapat memajukan daerah setelah kembali ke kampung halaman. Mudah-mudahan kerjasama ini dapat terus berkelanjutan.” Ungkapnya di hadapan jajaran pemerintah kabupaten Sikka, Dekan, KPS, dan beberapa perwakilan mahasiswa Sikka.

Saat disampaikan dalam forum pertemuan dengan jajaran, selain itu juga melakukan kesepakatan kerjasama dengan Unitri dalam hal tri dharma perguruan tinggi.

“Kita akan berikan 100 beasiswa untuk mahasiswa Sikka NTT dan kita akan tinjau pemondokan yang bisa di pergunakan mahasiswa di sini untuk mahasiswa yang kurang mampu. Mungkin pelan-pelan, tapi kami juga akan siapkan bantuan untuk menyelesaikan skripsi juga.” Tegasnya dalam forum.

Selain itu, ia berharap dapat terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan komunitas mahasiswa di Malang agar terus terjalin komunikasi yang cukup intens. Ia optimis mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan hingga jenjang S2 agar dapat meningkatkan daya saing daerah NTT.

“Kalau Sikka ingin maju, semunya harus berpendidikan. Pemerintahan daerah Kabupaten Sikka akan terus meningkatkan bantuan kepada mahasiswa sampai jenjang S2. Supaya daya saing daerah akan unggul.” Tutupnya. (HUMAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*