BIRO KEMAHASISWAAN UNITRI SOSIALISASIKAN PROGRAM WIRA DESA DIKTI KEPADA MAHASISWA BIDIKMISI

Malang- Dalam rangka mengembangkan soft skills mahasiswa dan menerapkan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) serta menumbuhkan rasa perduli mahasiswa untuk berkontribusi dalam masyarakat desa, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiwaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menawarkan ke berbagai bentuk organisasi mahasiswa baik Unit Kegiatan Mahasiawa (UKM), dan atau lembaga eksekutif mahasiswa untuk mengikuti Program Wira Desa 2021.

Program Wira Desa adalah program pertumbuhan dan perkembangan kegiatan-kegiatan kewirausahaan yang ada di desa yang berpotensi menjadi penggerak perekonomian unggulan desa yang berbasis keunggulan local dan berkonsep global. Program Wira Desa antara lain bertujuan untuk menerapkan konsep penumbuhan dan pengembangan kewirausahaan desa yang dibangun dengan kolaborasi antara masyarakat, lingkungan desa dan perguruan tinggi secara berkelanjutan. Dengan adanya program Wira Desa tersebut, Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) juga turut mengambil bagian.

Kepala Bagian Administrasi, Alumni, Bina Karir Dan Kewirausahaan, Warter Agustim, S.E, M.M menyampaikan bahwa Ia dan beberapa mahasiswa telah melakukan pertemuan guna membahas persiapan Wira desa tersebut,

“Kemarin itu agendanya untuk persiapan dalam wira desa yang merupakan salah satu program LLDIKTI dari salah satu kampus penunjang Brawijaya. Kita bertemu dengan beberapa mahasiswa bidikmisi untuk sharing dan melibatkan mereka dalam program wira desa. Karena dalam program wira desa itu ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh mahasiswa untuk bisa terlibat lebih jauh atau terlibat keanggotaan di wiradesa” ungkapnya.

Adapun beberapa persyaratan bagi mahasiswa yang akan mengikuti program tersebut diantaranya, saat ini sudah mempunyai usaha yang ditekuni dan sudah mengambil mata kuliah kewirausahaan dengan nilai minimal B. Mahasiswa yang dibutuhkan sekitar 10 orang yang terdiri dari 2 angkatan minimal semester 4 dan maksimal semester 6 dengan 2 program studi yang berbeda.

Menurut Warter, alasan melibatkan mahasiswa bidikmisi adalah karena rata-rata mahasiswa penerima bidikmisi ini di setiap akhir perkuliahan harus membuat laporan kegiatan yang pernah diikuti atau terlibat selama perkuliahan dengan nilai IPK 3 ke atas. Disamping itu, apabila proposal tersebut lolos maka mahasiswa yang terpilih akan diturunkan ke desa tempat dilaksanakannya wira desa tersebut. Dengan ketentuan desa tersebut memiliki UMKM dengan beberapa produk unggulan sehingga mahasiswa bisa saling bertukar pendapat, berbagi ilmu serta mendapatkan pengalaman baru, sehingga mahasiswa bukan saja terlibat tetapi juga sebagai motor penggerak peningkatan kinerja dari UMKM tersebut untuk bisa lebih baik dilihat dari beberapa indikator bisa dari unsur peningkatan pendapatan, lokasi pasar, bidang teknologi dan informasi.

Melalui Program WiraDesa diharapkan akan berkembang wirausahawan-wirausahawan baru, usaha-usaha produktif yang mengoptimalkan potensi desa dan pada saatnya akan menumbuhkan keunggulan desa. Bagi mahasiswa yang telah mengikuti program tersebut, nilainya akan dikonversikan ke dalam nilai KKN sehingga mahasiswa tidak perlu memprogram KKN lagi. Waktu pelaksanaan program wiradesa dimulai dari awal Juni hingga bulan Desember. (HUMAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*