BIRO KEMAHASISWAAN SOSIALISASIKAN PERPANJANGAN BEASISWA 2021/2022 LEWAT APLIKASI BISMA

Malang- Dalam rangka persiapan perpanjangan beasiswa periode 2021/2022, Biro Kemahasiswaan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang menggelar sosialisasi, Senin (08/03) sekaligus pengenalan aplikasi yang dapat diakses untuk perpanjangan beasiswa yaitu Bisma (www.bisma.unitri.ac.id). Aplikasi Bisma sendiri merupakan aplikasi transaksi perpanjangan beasiswa secara online bagi mahasiswa yang digunakan untuk keperluan registrasi beasiswa dan melengkapi persyaratan beasiswa yang diajukan secara mandiri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Biro Kemahasiswaan UNITRI, Dr Agung Suprojo, S.Kom., M.AP, dosen petugas dari biro kemahasiswaan yakni Farah Mutiara, SP., MP., bu Farida Kusuma Astuti, S.Pt., M.P, pemateri kegiatan dari Bidang LPTIK UNITRI, Heru Supranoto, serta beberapa mahasiswa perwakilan. Dalam kesempatan itu pula, pemateri kegiatan, Heru Supranoto menjelaskan berbagai alur pendaftaran mahasiswa di sistem Bisma UNITRI.

“Jadi mahasiswa perlu masuk di website www.bisma.unitri.ac.id, setelah itu dalam website akan dijelaskan secara rinci apa saja beasiswa yang bisa diajukan dan apa saja dokumen yang perlu disiapkan untuk melakukan perpanjangan beasiswa. Selain itu fokusnya juga agar mahasiswa dapat mendaftarkan diri sesuai dengan user yang telah ditentukan.”

Seperti diketahui, saat ini terdapat 3 beasiswa yang dikelola oleh Biro kemahasiswaan yaitu Beasiswa Bidikmisi dan PPA Kemenristek DIKTI, perpanjangan beasiswa bebas SPP 1 tahun, dan perpanjangan beasiswa Unitri subsidi 50% SPP selama 1 tahun. Untuk dokumen yang disiapkan diantaranya berkaitan dengan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu), KTM / Surat Aktif Kuliah, KHS (Kartu Hasil Studi), KK (Kartu Keluarga), e-KTP, BPJS / Kartu Asuransi untuk beasiswa Bidikmisi dan KIP, hingga Piagam Penghargaan (Regional/Nasional/Internasional). Bagi Mahasiswa BIDIK MISI dan KIP melampirkan Buku Tabungan dan BPJS (Unggah Hasil Scan)

Kepala Biro Kemahasiswaan UNITRI, Dr. Agung Suprojo, S.Kom., M.AP mengatakan, kegiatan sosialisasi ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang akan mengajukan perpanjangan beasiswa periode 2021/2022.

“Beasiswa perpanjangan UNITRI tahun akademik 2019 kemarin sudah diperpanjang secara mutlak ke tahun 2020. Nah hari ini sosialisasi persiapan untuk mahasiswa yang akan melakukan perpanjangan beasiswa periode 2021/2022.”

Selain pengenalan aplikasi, sosialisasi ini ditekankan pada beasiswa Bidikmisi Kemendikbud yang telah berubah nama menjadi Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Beasiswa ini belum tersosialisasi dengan baik di Angkatan 2020 maupun Angkatan 2021 ke depan. Tetapi, Dr Agung Suprojo, S.Kom, M.AP berharap, mahasiswa yang pernah mendapatkan KIP SMA dapat melaporkan dan melanjutkan KIP Kuliah pada status mahasiswa.

“Beasiswa KIP kuliah itu basic awalnya kan dari peserta yang sebelumnya mendapatkan KIP SMA, namun demikian akan menjadi KIP Kuliah apabila didaftarkan menjadi KIP kuliah pada status mahasiswa yang melanjutkan studi S1 atau D4.”

Kemudian untuk pelaksanaan KIP Kuliah tahun 2021, sasaran yang ingin dituju diterima dari data penerimaan mahasiswa baru. Ia juga berpesan dengan adanya pelayanan database perpanjangan beasiswa secara online ini harapannya dapat membantu proses heregistrasi mahasiswa lebih cepat. Terutama ia berharap, pandemic bukan menjadi alasan bagi mahasiswa untuk tidak melanjutkan studi karena Biro Kemahasiswaan akan terus berusaha membantu selama mahasiswa mau berkomunikasi terkait kendala selama studi.

“Bagaimanapun kuliah jangan sampai berhenti dimasa pandemic ini. Kami berupaya memberikan berbagai macam kebijakan apabila mahasiswa yang bersangkutan mau berkomunikasi dengan kemahasiswaan khususnya yang berkaitan dengan KIP beasiswa dan kesejahteraan mahasiswa.” Tuturnya kepada humas.

Ia menambahkan, Harapannya melalui sosialisasi ini beberapa aspek pelayanan online itu bisa diikuti oleh mahasiswa dengan mudah mengingat secara administratif, proses pemberian beasiswa memang sewajarnya memiliki syarat dan ketentuan agar beasiswa ini dapat tepat sasaran sehingga bisa di evaluasi setiap tahun. (HUMAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*