CINTAI DUNIA MC, IKZAN BERHASIL RAIH JUARA TIGA LOMBA MC SE-MALANG

Mahasiswa Semester Lima Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang, Muhammad Zainul Ikzan berhasil menjadi pemenang juara ketiga lomba MC di acara bergengsi Malang Broadcast Week, Rabu-Jumat (15-17/8) di Alice Tea Room Malang.

Ikzan, sapaan akrab Muhammad Zainul Ikzan, berhasil mengalahkan 26 peserta MC lainnya dan sukses membawa pulang piala, uang pembinaan, dan godie bag.

Ikzan dengan rasa bangga ia menceritakan, dirinya tak pernah membayangkan dapat menjadi pemenang karena Ia memang baru pertama kali mengikuti kompetisi MC. Meski sudah sering mendapatkan job MC di berbagai acara di kota Malang dan Batu, Ikzan masih tidak Percaya Diri untuk mengikuti perlombaan-perlombaan. Selama ini, Ia hanya giat melatih diri di UKM Radio TRI FM, dan mengikuti sekolah MC Kelly Manni. Ia mengaku selalu memiliki rasa penasaran dan selalu tertantang untuk terus berada di dunia MC.

“Dunia MC selalu menantang buat saya, Kita bertemu dengan audiens yang berbeda-beda. Untuk membangun suasana acara dengan meriah, khitmah ataupun sedih. Sebagai seorang MC, kita memiliki tanggung jawab yang sangat berat. Itu yang menjadi ketertarikan saya menggeluti dunia MC.” Ujarnya kepada Humas.

Keberhasilannya ikut dalam acara tersebut bermula dari bantuan Sekolah MC Malang yang mendaftarkannya menjadi peserta. Mahasiswa asli batu tersebut memang mendaftarkan diri sebagai murid di Sekolah MC Malang dan belajar dengan giat setiap harinya. Ia mengaku mendapatkan jadwal latihan yang sedikit, karena Ia harus membantu orang tua berjualan di kota Batu. Selain itu, jadwal lomba juga bersamaan dengan adanya pekerjaan MC di bulan Agustus 2018 yang menuntutnya belajar ekstra dan totalitas. Meski agak mendadak dan tidak ada materi perlombaan, Ikzan berusaha tampil maksimal saat acara lomba dengan membawakan acara tersebut. Kerja kerasnya tersebut diapresiasi dengan baik oleh keluarga besar, terutama sang Ibu yang sangat tahu bagaimana Ia serius dengan mimpinya menjadi seorang MC.

“Untungnya ibu saya sangat mendukung kegiatan saya. Saya selalu diberikan arahan yang baik dan ibu saya selalu siap membantu disaat saya sangat membutuhkan bantuan. Mungkin hal tersebut yang membuat saya terus melanjutkan mimpi saya.”

Mahasiswa kelahiran Batu, 25 Mei 1997 tersebut berharap dapat terus melanjutkan mimpinya menjadi seorang broadcaster terkenal. Ia berharap dapat terus mencoba mengikuti kompetisi MC lainnya agar dapat terus meningkatkan kualitas diri menjadi lebih baik.

“Meskipun saya sudah bekerja sebagai MC, tapi saya merasa harus terus menerus mengasah diri lewat kompetisi. Karena dengan ikut kompetisi, kita bisa menilai diri kita, terus kita bisa bertemu dengan banyak MC yang bagus-bagus dan itu bisa menambah pengalaman yang tidak dapat dikatakan dengan kata-kata.”

Terakhir lanjutnya, Ia berharap dapat terus melanjutkan mimpinya menjadi MC professional yang dapat membanggakan kedua orang tua dan orang-orang yang mendukungnya selama ini. Ia juga ingin terus membagi ilmu yang didapatkannya kepada siapapun yang ingin belajar tentang dunia MC. Mahasiswa yang memiliki moto hidup “Jangan belajar pada satu tempat saja, belajarlah dimanapun yang bisa membangun dan menambah ilmu” tersebut, rencananya akan mengikuti perlombaan MC di tingkat povinsi hingga nasional. (Humas)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*