25 MAHASISWA UNITRI IKUTI PROGRAM PERTUKARAN MAHASISWA (PERMATA-SAKTI) KEMDIKBUD 2020

MALANG – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) di awal tahun 2020 telah mengeluarkan empat kebijakan mengenai Pendidikan tinggi yang terangkum dalam Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, diantaranya mengenai pembukaan program studi baru, sistem akreditasi perguruan tinggi, perguruan tinggi negeri badan hukum, dan hak belajar 3 semester di luar program studi. Untuk mendukung program Kampus Merdeka khususnya hak untuk belajar di luar program studi dan perguruan tinggi, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (PERMATA-SAKTI) Tahun 2020 sebagai bagian dari upaya dalam penambahan ataupun penguatan kompetensi dan wawasan mahasiswa serta penguatan toleransi, cinta tanah air dan budaya yang diperoleh dari pertukaran mahasiswa melalui kerja sama antar perguruan tinggi di Indonesia. Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang sebagai salah satu Perguruan Tinggi di Kota Malang juga turut ikut serta sebagai PT Mitra dalam kegiatan tersebut. Sebagai langkah awal, Selasa (22/9), UNITRI melalui Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LPPP) mengikuti kegiatan penerimaan Program PERMATA-SAKTI dari Universitas Almuslim melalui zoom di Gedung Rektorat UNITRI lantai dua.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Sistem Informasi dan Inovasi UNITRI, Dr Ir Widowati, MP menjelaskan, Program PERMATA-SAKTI di awali dengan penerimaan mahasiswa yang akan mengikuti perkuliahan di Universitas Almuslim. Dari UNITRI, tahun ini lima mahasiswa akan dikirim untuk ikut dalam Program PERMATA-SAKTI di Universitas Almuslim sementara sebaliknya empat mahasiswa akan mengikuti kelas di UNITRI.

“Acara kemarin itu dari, berkaitan dengan penerimaan mahasiswa di Universitas Almuslim Aceh yang telah menjadi PT mitra dan karenanya kita sama-sama menjalankan program dari Permata Sakti tahun 2020 yang diselenggarakan oleh kemdikbud. Jadi ada mahasiswa Al muslim yang kuliah di Unitri, ada juga mahasiswa yang kuliah di Al muslim yang pertukaran disini.”

Selain dengan Universitas Al Muslim, tahun ini UNITRI berkesempatan untuk mengirim 25 mahasiswa untuk dapat menempuh perkuliahan di 23 Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia di wilayah Barat dan Timur terpilih dengan catatan mahasiswa tersebut telah lulus seleksi berdasarkan kriteria yang ditetapkan.

“Dari sekian banyak mahasiswa, kita hanya memberangkatkan 25 mahasiswa mengingat setiap Perguruan Tinggi dapat mengirim 26 mahasiswa ke satu Perguruan Tinggi lainnya. Kita seleksi berdasarkan Indeks Prestasi Akademik diatas 3, merupakan mahasiswa semester lima dan tujuh, mempunyai daya juang yang tinggi, sehat dan lain sebagainya. Selanjutnya, mahasiswa akan diseleksi oleh Kepala Program Studi dan dihubungi.”

Seperti diketahui, pada tahun 2020, program PERMATA SAKTI 2020 yang semula dilakukan secara sit in di lokasi perguruan tinggi penerima, tahun ini harus dilakukan dengan 5 inovasi pembelajaran yang dilaksanakan dalam jaringan secara penuh (full daring). Sementara untuk jadwal perkuliahan berbeda-beda tergantung Perguruan Tinggi bersangkutan.

“Sistem perkuliahannya masih tetap daring bahkan setiap PT jadwal perkuliahannya berbeda karena ada yang mulai kuliahnya nanti tanggal 1 Oktober, ada juga yang mulai pada 5 Oktober.”

Ia berharap, program pertukaran pelajar ini akan terus berlanjut. Dr Ir Widowati, MP juga senang mahasiswa UNITRI dapat diberikan kesempatan untuk belajar dimanapun berkat kebijakan kampus merdeka belajar.

Melalui Program Permata-Sakti, UNITRI mengirim mahasiswa untuk dapat mengikuti kuliah di Perguruan Tinggi Swasta di Wilayah Barat dan Timur seperti Universitas Pendidikan Nasional, Institut Komunikasi Bisnis,Universitas Muhammadyah Kendari, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Trisakti, Universitas Teknokrat Indonesia, Universitas Pembangunan Panca Budi, Universitas Kristen Indonesia, Sekolah tinggi ilmu ekonomi mars, Universitas De La Salle Manado, Universitas Bina Darma, Universitas Pendidikan Nasional, Universitas Citra Bangsa, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia STIE Jakarta, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Bosowa, Universitas Muhammadiyah Makassar, Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI, Univ. Katolik Widya Mandira, Universitas Katolik Parahyangan, hingga Universitas Muhammadiyah Makassar. (HUMAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*