2 Mahasiswa UNITRI Terima Bantuan Dana Penelitian dari Indofood Riset Nugraha 2020-2021

MALANG – 2 Mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) atas nama Agustinus dan Fransiska berhasil menerima bantuan Dana Penelitian dari Indofood Riset Nugraha (IRN), Selasa (21/10). Melalui webinar IRN di zoom tersebut, kedua mahasiswa tersebut diumumkan lolos bersama 60 mahasiswa lainnya yang menerima dana bantuan penelitian pada periode 2020-2021.

Moderator Webinar IRN yang juga merupakan ketua Panelis IRN dan Guru Besar IPB, Prof. Dr. Ir. Purwiyatno Hariyadi, MSc menyampaikan, tim pakar telah bekerja, membaca, dan menelaah semua proposal yang masuk yang mencapai 300 proposal dari 38 Perguruan Tinggi di Jawa dan Luar Jawa.

“Terpilih secara kompetitif 60 proposal penelitian berasal dari 31 perguruan tinggi yang kita anggap sangat layak untuk diberikan dana untuk pelaksanaan penelitian dan ke-60 mahasiswa ini akan mengikuti penandatanganan kontrak langsung hari ini di hadapan Bapak/Ibu sekalian.” kata Prof. Purwiyatno.

Guru Besar IPB tersebut juga berujar, program IRN terus mengajak mahasiswa untuk menuliskan ide-idenya dalam bentuk proposal penelitian. Hal ini sesuai dengan salah satu tujuan IRN yakni mendorong terciptanya ide-ide kreatif dan inovatif yang bertujuan untuk memecahkan masalah pangan lokal maupun nasional.

“Dalam hal ini, program IRN diharapkan bisa menjadi wahana berlatih yang efektif bagi calon peneliti masa depan bangga yang saat ini sedang menempuh pendidikan sebagai mahasiswa.”

Tahun ini, IRN membuka bantuan dana penelitian untuk beberapa penelitian yang mengambil Objek penelitian mulai sumber daya pangan lokal, baik berasal dari darat maupun laut, aneka pangan sumber karbohidrat (seperti serelia jagung, sorgum, gandum, aneka umbi, dan lainnya), kelapa dan kelapa sawit, rempah-rempah, hasil ternak, hasil laut dan perikanan serta produk pangan lokal unggul lainnya. Juga, bidang penelitiannya, meliputi bidang produksi (agro teknologi), teknologi (pasca-panen dan pengolahan), kesehatan dan gizi masyarakat, serta bidang sosial ekonomi dan budaya. Selain memberi dana riset hingga Rp20 juta per orang, mahasiswa juga akan dibimbing langsung dari Dewan Pakar IRN. Jangka waktu penelitiannya paling lama satu tahun.

Dekan Fakultas Pertanian UNITRI Malang, Dr. Ir. Amir Hamzah, MP menyambut baik keberhasilan mahasiswa UNITRI dalam ajang bergengsi tersebut. Setiap tahun, mahasiswa di Fakultas Pertanian UNITRI selalu rutin mendapatkan bantuan dana penelitian dari IRN. Tahun 2019, 4 mahasiswa berhasil lolos dan tahun ini, dua mahasiswa kembali berprestasi dan membanggakan almamater ungu. Sebagai rasa apresiasi, Fakultas mengambil kebijakan untuk memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi nasional untuk dibebastugaskan dari Ujian dan Skripsi.

“Kita sudah putuskan tetap memberikan penghargaan untuk penerima prestasi nasional tidak perlu ujian. Meski begitu nanti kita tetap akan melihat progress penelitiannya sampai sejauh mana.”

Dr. Ir. Amir Hamzah, MP berharap setiap tahun mahasiswa UNITRI dapat terus berprestasi dalam ajang IRN tersebut. Tidak hanya dari program studi di Fakultas Pertanian, Ia mendorong program studi lain untuk terus berkompetisi di tingkat nasional.

Kegiatan IRN tahun ini diselenggarakan dalam bentuk webinar secara daring dengan agenda simposium Hari Pangan Sedunia, Signing Ceremony Program IRN 2020-2021 dan Penganugerahan Peneliti Terpilih Program IRN 2020-2021. Dalam webinar tersebut, Rektor UNITRI Malang, Prof. Dr. Ir. Eko Handayanto, M.Sc juga hadir untuk menyaksikan penandatanganan mahasiswa dan didampingi oleh Dekan serta dosen pembimbing tim peneliti mahasiswa dari UNITRI. Beliau secara khusus merasa bangga dan haru atas pencapaian mahasiswa UNITRI tersebut. (HUMAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*